Rabu, 18 Desember 2013

GURUKU "KILLER"

Assalamu'alaykum wr wb sahabat blogger.

Pernah sekolah? Pernah dengar istilah "Guru Killer"?
Dulu waktu saya masih SMP, ada seorang guru yang menurut teman-teman saya adalah guru killer. Kebanyakan dari teman-teman dan kakak kelas saya tidak senang dan takut pada beliau, apalagi mata pelajaran beliau adalah Matematika. Tetapi saya justeru akrab dengan beliau, itu karena saya sangat senang dengan gaya mengajar nya dia yang terstruktur dan mampu memenuhi alur pikir saya dengan penjelasan yang mudah saya pahami.


Guru Killer
Punya GugeL

Menurut teman-teman blogger apa sih artinya guru killer sesungguhnya?

Guru tersebut di anggap killer oleh teman-teman karena karakter beliau yang tegas, tegas dalam pemeriksaan pekerjaan rumah, tegas ketika ada siswa melanggar aturan sekolah, tegas ketika ada siswa yang terlambat, ketika siswa bermain saat beliau mengajar, dan berbagai macam hal yang diluar aturan.

Lalu apa sebenarnya makna killer?
Killer adalah sebuah istilah yang digunakan untuk disandingkan dengan kata guru agar menimbulkan sebuah kesan yang menakutkan, yang membuat siswa tidak berkutik. Dan ternyata, pemaknaan kita dan siswa yang menggunakan istilah ini mengenai killer adalah ketika guru itu kaku, galak dan membuat siswa tertekan ketika ia mengajar. Lalu apa iya jika guru mengur siswa yang melanggar aturan dan memberi perlakuan timbal balik (bukan unsur kekerasan), dianggap killer?

Nah, Bagaimana sebaiknya seorang guru?
Sebagai seseorang yang pernah mengenyam pendidikan di bidang pendidikan, tentunya belajar dan diajarkan teori dan metode mengajar dan pembelajaran yang pada prinsipnya peserta didik tidak bisa diberi perlakuan yang sama. Karena setiap peserta didik memiliki kemampuan dan kapasitas yang berbeda, baik dari segi kognitif (pengetahuan), apektif (penilaian, penghargaan) dan psikomotorik (keterampilan / skill).

Perlu kita ingat, bahwa guru juga sebelumnya adalah seorang siswa dan seorang anak dari orang tuanya. Dan tentunya setiap guru memiliki karakter berbeda-beda. Dimana karakter tersebut terbangun dari pendidikan yang di berikan oleh orang tuanya, dan karakter yang terbangun dari lingkungan yang dipilihnya sebelum menjadi guru. Yang terkadang menjadi bahan pemikiran saya untuk memahami hal ini adalah seberapa jauh bidang keilmuan saya (Matematika) mempengaruhi pola pikir dan gaya hidup saya? ini hanya intermezzo untuk dijadikan bahan renungan.

Kembali ke Istilah Guru Killer,
Menurut saya, seorang guru yang "berkarakter" (berkarakter yang saya maksud adalah memiliki prinsip-prinsip rasional) memang berbeda dengan guru yang "asal", asal tugas selesai, asal tujuan tercapai, asal bos senang, asal siswa senang, dan asal-asalan yang lain. Bedanya, guru yang berkarakter akan disegani oleh siswa dan siswa akan selalu berupaya untuk tidak melakukan hal yang salah di depan guru tersebut. Hal seperti ini merupakan kontrol bagi siswa untuk membiasakan diri berperilaku baik, karena tidak ingin di tegur oleh gurunya. Tidak mengatakan hal-hal buruk terhadap gurunya, dan tentunya tidak akan melawan gurunya. Dan terkadang hal seperti ini yang memicu siswa untuk memberikan label killer itu kepada guru-guru tertentu yang mana tidak mampu memberi ruang ke siswa untuk bersikap "se-enaknya dia". Terpahamkanlah oleh siswa bahwa guru tersebut galak! (baca: killer).


Jadi, apakah istilah "killer" ini hadir untuk seorang guru karena siswa merasa tidak terwadahinya perilaku-perilaku yang mereka inginkan untuk diwujudkan sebagai bentuk apresiasi masa muda? atau karena di batasinya mereka dari jenis kegiatan yang mereka senangi?

Catatan: kekerasan fisik tidak dibahas dalam postingan ini, akan di bahas di postingan lain. Dan postingan ini mencoba menilai istilah ini dari sudut pandang yang berbeda. Ayo, beranilah berpendapat..

Maaf jika pembahasannya tidak sesuai, Sekedar menuangkan apa yang ada dalam pikiran :)

Sekian,
Salam Etika,

55 komentar:

  1. jika dilihat dari pandangan yg sempit, penamaan guru killer mengesankan sosok dan karakter yg seram serta menakutkan :D
    namun jika kita sikapi dengan pemikiran yg luas, tentunya guru killer lebih banyak sisi positifnya daripada negatifnya bagi siswa, dan jauh daripada sekedar guru asal :)
    good morning sist ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. serem dan menakutkan ya mbak

      Hapus
    2. ada juga guru yang asalan, yang penting terima gaji tiap bulan. tidak perduli dangan kualitas murid yang dihasilkan. Murid tawuran justru di dukung dan dipanas-panasin :d

      Hapus
    3. ini namayan pekrejaanya guru, bukan guru sebagai pengabdian

      Hapus
  2. Selamat Pagi Mbak Maria simak artikel Guru Killer Menarik Mbak
    Bisa nambah wawasan saya. bolleh Guru Killer asal
    Mbak Maria Jangan Killer eeeh boleh dehh Killer kan Keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah Tika suka nih, Killer itu keren...secara ndak semua guru bisa killer yah hehehe #TepokJidat

      Hapus
    2. saya mau tepok dengkul saya ah

      Hapus
  3. kalau menurutku sih guru killer itu dari segi cara penyampaian teguran ke siswanya kalau mengur dg kasar, membentak itulah killer sehingga siswa merasa takut.... itu pendapatku mesti tidak maen fisik...

    BalasHapus
  4. Untuk ini saya kurang faham mbak sebab saya ngak pernah sekolah paling ya guru yang kejam dan juga garang..atau mungkin yang suka main tangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. main kaki jg boleh gak ya ?

      Hapus
    2. gobag sodor juga boleh kok cak Agus ..

      Hapus
    3. tarik tambang tambah boleh ya

      Hapus
  5. guru killer menurut aku adalah guru yang "Tulis materi dipapan tulis, Jelasin singkat, Langsung Latihan" -_- hemm

    BalasHapus
  6. guru killer itu jarang senyum, ataupun kalau senyum kecut sekali. Intinya tampangnya sudah menyeramkan walaupun belum pernah menghukum siswa kalau tampangnya kecut menegur siswa akan mengakibatkan siswa ketakutan. Bedanya dengan guru yang senyum ramah walaupun menghukun siswa tetap siswa tidak takut. Mengikuti pelajaran pun jadi enak kalau dengan muka yang senyum dan tidak kecut mukanya.
    intinya ada pada manajemen raut muka kok mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Intinya muka jangan disamakan dengan "Bemo" ..:)

      Hapus
    2. Hehehe, paling bisa deh :D

      Hapus
  7. Dulu waktu Boku sekolah, kalau ada guru yang mendapat julukan sebagai guru "Killer" pasti pada saat jam pelajaran guru tersebut banyak muridnya yang bolos, termasuk Boku,..:)

    Sebaiknya seorang guru harus membuang jauh-jauh kesan sebagai guru killer pada murid-muridnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya bolos itu hobby-nya mas Boku ... gak peduli gurunya killer atau tidak .. he he

      Hapus
  8. aku punya mbak waktu SMP,beliau guru fisika orang batak (maaf yg sukunya sama ya). teman-teman pada takut dengan beliau karena galak dan setiap masuk kelas pasti beliau tiba2 ngasih pertanyaan dan yg ga bisa jawab di cubit. Tapi saya merasa gaya ngajarnya beliau tuh asyik. tiap ulangan saja nilai saya ga pernah kurang dari 9..hihihi :D

    BalasHapus
  9. Dulu SMP mbk kan Guru agama Papa saya sendiri
    dari semua guru beliau lah guru yang paling killer menurut saya hehehe
    sudah dapat tips seperti ini saya akan sampaikan kepada adek-adek angkatan saya
    info yang menarik

    salam kenal mbk

    BalasHapus
  10. Saya selalu suka dg guru yg galak
    karena rasa ngantuk mudah terelak

    BalasHapus
  11. Guru killer itu guru yang over protektif ketika pembelajaran kang :D

    BalasHapus
  12. Jaman saya bersekolah di SMA Dahulu (Era taon 88-89 an) kurang begitu suka sama pelajaran Matematika Salah satu sebabnya adalah cara mengajar sang Guru yang sama persis yang digambarkan dalam artikel ini. Gurunya "Killer" julukan anak anak kepadanya. Jarang senyum dan paling gemar memberi hukuman. Ujung ujungnya saya jadi tidak suka sama MAtematika. Sampai sekarang kurang suka sama MAtematika. Sungguh mengharukan

    BalasHapus
  13. Kalau menurut saya guru killer lebih baik daripada guru ngiler

    BalasHapus
  14. Saya malah sering merasa tidak nyaman dan tidak fokus ketika belajar dengan guru killer, alasannya? Karena suasana belajar yang menjadi tegang.

    BalasHapus
  15. kirain guru ngeler, maklum tidak pakai kacamata. Jaman sekarang memang diperlukan seorang guru yang tegas. Tegas beda dengan keras lo. Agar siswa lebih disiplin dan nantinya akan menjadi siswa yang berprestasi.

    BalasHapus
  16. guru yg idealis cenderung sadis sama pelajaran, bukan fisik lho

    BalasHapus
  17. Maaf sahabat-sahabat blogger, jaringan loading abis... tersengal sengal seperti akan mampus nih hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha, mbaksist ternyata bahasanya mirip bahasa mas-mas. :v

      Hapus
  18. Menurut saya guru killer bukan menjadi alasan belajarnya menjadi malas - malasan, terapkan posisi ikhlas pada diri kita untuk meniatkan belajar. Insyallah dengan kekuatan ikhlas maka dalam proses belajar mengajar menjadi nyaman dan enak :) Salam sukses

    BalasHapus
  19. Guru matematika sy jaman SD dulu....juga di kenal killer...

    Kalo ada siswa blm hapal perkalian di tiap jadwal pelajarannya..bakalan pulang belakangan

    BalasHapus
  20. kalau bagi saya guru killer itu tidak ada, karena saya memandangnya dari sisi cara beliau menjelaskan dan menguasai suasana ruang kelas. saya tidak memandang dari nilai yang diberikan atau latar belakang, karena saya membedakan guru dengan guru yang lain hanya dari sisi cara mengajarnya

    BalasHapus
  21. wa'alaykum salam wr wb,
    hmmm, sepertinya saya belum pernah berurusan dg guru killer, atau jangan2, saya-nya yg terlalu 'ndableg', sampai2 kalo di-killer-i sekalipun, nggak merasa :v
    Mungkin bisa dibilang bhw guru killer itu, adalah guru yg galak. Sewaktu saya masih SMA, teman2 saya bilang bahwa guru BP kami sangat galak. Tapi menurut saya, guru tsb tidak segalak yg diomongkan oleh teman2. Biasa saja.
    <<< *lumayan pernah langganan BP, gegara berangkat terlambat*

    BalasHapus
  22. klo dibawa kepd arti dr kebanyakan mahasiswa/murid guru/dosen killer itu guru yg gk bs toleran, dikit2 galak, pokokx semua dihadapix dgn kaku, *smile

    BalasHapus
  23. Kalau aku pikir nama killer hanyalah sebuah julukan..
    Dan yang sebenarnya itu bukan killer tapi tegas..
    Aku menyukai semua artikelmu bu guru maria..
    Salam sukses

    BalasHapus
  24. kebetulan semua guruku dulu baik sih,jadi gak kenal istilah guru killer.
    atau mungkin saya yang kurang gaul waktu itu....hehe

    tapi menurut saya pribadi,julukan guru killer untuk seorang guru agak keren sih cuma kesanya gak enak disebutin gitu :D

    BalasHapus
  25. pasti hilang mengantuk jika dapat guru yang begitu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wkkwkwk bukan hilang lagi,, yg ada setres... =D

      Hapus
  26. wah serem juga ya mbak kalau ada guru killer kayak getu. Jadi harus waspada hehehe :D

    BalasHapus
  27. Kalau murid KILER ada gak mbak he.he.he..

    BalasHapus
  28. dulu ada di sklh ku. Tapi bukan jamanku dapat guru itu. Itu katanya temanku alumni beberapa tahun yg lalu. Untungnya dia sdg pensiun. Jadi ga dapat guru itu pas baru masuk SMA.

    BalasHapus
  29. gak apa2 guru killer asal jangan guru yang suka ngiler hehe

    BalasHapus
  30. Tegas ketika jdi penjaga saat UAS/UTS sob...

    BalasHapus
  31. saya masih bingung sama guru killer. kalau dirumah apa killer juga ya sama keluarganya. emang nyebelin ya mba punya guru killer :@

    BalasHapus
  32. G di SD, SMP dan SMA, ketemu sama guru yang tipe begini... xixixixi

    BalasHapus
  33. biasanya guru killer itu yg ngajar fisika atau matematika haha :D

    BalasHapus
  34. selama ini saya baru mendengar namanya guru killer yang ada dosen killer
    eh iya saya orang Pinrang ibu orang mana ya

    BalasHapus
  35. Terima kasih atas informasi yang sangat menarik ini =))
    Agen Casino
    http://goo.gl/lNMX3D | http://goo.gl/sCBswn | http://tinyurl.com/plzqfn6 | http://pour.pw/865664

    BalasHapus
  36. Artikel yang sangat bermanfaat, terima kasih :))
    Agen Bola
    http://goo.gl/Ie7IEb | http://bit.ly/1sUU8dl | http://pour.pw/957597

    BalasHapus