Si anak lelaki memandangi
neneknya yang sedang menulis
surat, lalu bertanya,
"Apakah Nenek sedang menulis
cerita tentang kegiatan kita?
Apakah cerita tentang aku?"
Sang nenek berhenti menulis
surat dan berkata kepada
cucunya,
"Nenek memang sedang menulis
tentang dirimu, sebenarnya,
tetapi ada yang lebih penting
daripada kata-kata yang sedang
Nenek tulis, yakni pensil yang
Nenek gunakan. Mudah-
mudahan kau menjadi seperti
pensil ini, kalau kau sudah
dewasa nanti."
Tampilkan postingan dengan label Tersirat Makna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tersirat Makna. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Agustus 2013
Selasa, 19 Maret 2013
Puisi Yang "MENGENDAP"
![]() |
| Merenung |
Puisi ini di tulis pada tahun 2010 bulan Februari, entah tanggal berapa saya sudah lupa, terlebih-lebih lagi saya belum memberinya judul hingga hari ini. hehehe :)
Label:
ajaib,
bingung,
corat-coret,
CuapCuap,
Guru Jiwa,
Hati,
jiwa,
kamu,
Kepekaan Jiwa,
puisi,
Renungan,
Senyum,
Tersirat Makna,
Tuhan,
Tuhan dimana,
Women Story
Selasa, 05 Maret 2013
DIAM MEMBACA DIAMMU
![]() |
| Diam membaca Diam mu |
Diammu tidak mungkin hanya diam,
Bisa jadi adaLah sebuah kaLimat panjang yang tak ku mengerti,
Label:
Beku,
diam,
Diam Membatu,
Ego,
Eneg,
Isolasi,
kamu,
Membaca,
Membaca Diam,
Mencairkan Beku,
Merajam,
Polah Lakon,
puisi,
Puisi Diam,
Rasa Eneg,
Rasa Optimis,
Tersirat Makna
Sabtu, 26 Januari 2013
RUMAH SAKIT : TEMPAT "PERIKSA HATI"
Malam ini malam kedua menginap di RS A. Makkasau Parepare, berhubung paman (yang sehari-harinya saya panggil BAPAK) mesti di rawat karena pendarahan pada paru-parunya. Yah, ini kali kedua beliau di rawat dengan alasan yang sama.
Dan buat saya, ini kali ketiga "Pindah Kamar" ke Rumah Sakit ini. Pertama kali waktu Bapak sakit yang pertama, dan kedua kali waktu keponakan saya di rujuk beberapa jam setelah lahir karena tiba-tiba demam dan berat badan turun sementara lahir hanya dengan 2,2 Kg. dan yang ketiga kalinya adalah kali ini.
Dalam rumah sakit, saya melihat banyak hal yang keseluruhannya menyeretku pada beberapa paragraf yang berjudul "Renungan", diantaranya:
Label:
etika,
Guru Jiwa,
Hati,
Jaminan Pemerintah,
jiwa,
Kepedulian,
Kepekaan Jiwa,
manusia,
Manusiawi,
Membaca,
Motivasi diri,
Nasehat Spiritual,
Periksa Hati,
Renungan,
Rumah Sakit,
Tersirat Makna,
Tuhan,
Tuhan dimana
Sabtu, 31 Maret 2012
MANUSIA ATAU BATU?
"Di daLam hati mereka ada penyakit, LaLu ALLah menambah penyakitnya dan bagi mereka siksa ALLah yang pedih di sebabkan mereka berdusta" (AL Baqarah : 10)--> hati yang mengeras dan mengidap penyakit, karena terbiasa meLakukan kejahatan, hatinya tidak peka Lagi terhadap kejeLekan perbuatannya
Label:
al an'am:43,
al muthaffifin:14,
albaqarah:10,
albaqarah:6-7,
albaqarah:74,
Alqur'an,
jiwa,
Kepekaan Jiwa,
manusia,
Membaca,
Motivasi diri,
Nasehat Spiritual,
Tersirat Makna,
Tuhan
Rabu, 21 Maret 2012
"MENUNGGU" KEAJAIBAN
| Keajaiban |
Dan aku menjawab "keajaiban"
Aku sendiri menjadi bingung, keajaiban seperti apa? sementara ku sadari dengan pengetahuan yang sedikit ini telah ku pahami bahwa setiap saat dalam perjalanan hidup ini adalah keajaiban. bahkan hadirnya kita di dunia ini itu sendiri adalah keajaiban. demikian juga dengan hadirnya semua makhluk di muka bumi ini.
Minggu, 18 Maret 2012
SURAT CINTA IMAM KHOMEINI
Sejujurnya, ketiadaanmu di sisiku membuat perjalanan ini menjadi sepi. Dengan hanya melihat kota dan laut yang ada merupakan pemandangan yang sedap di pandang mata. aku tak dapat menghitung besar keharuanku ketika mengingat kekasihku tidak di sisiku menemaniku menatap pamandangan indah yang meresap di kalbu.
Selasa, 13 Maret 2012
ORANGTUA BATU vs ORANGTUA AIR
Artikel ini saya baca di sebuah page sekolah orang tua, kemudian saya bermaksud share kepada teman-teman berharap bisa bermanfaat....
Pernahkah anda melihat batu? Bagaimanakah bentuknya? Bagaimanakah permukaannya? Bagaimanakah kekerasannya? Bagaimanakah ketahanannya terhadap erosi? Ya batu mempunyai banyak bentuk. Dan rata-rata permukaannya keras kecuali batu apung. Tetapi sekeras-kerasnya jika batu tersebut terjatuh dan terbentur benda keras lainnya maka batu itu akan terkikis dan jika sering terjatuh atau terbentur maka ia akan mengecil juga.
Label:
Anak dan Orang Tua,
artikel,
Cerita Wanita,
Ibu Belajar,
Mendidik Anak,
PAUD,
Pendidikan anak,
Sekolah Orang Tua,
Tersirat Makna,
Tugas Orang Tua,
Women Story
Sabtu, 10 Maret 2012
Tetap ada KAU meski hanya berupa TITIK
Seseorang bercerita kepadaku tentang kesakitannya, karena sebuah masalah yang membuatku terguncang akan setiap untaian katanya yang begitu pilu... membuat kelu lidahku, tak tahu hendak berkata apa... dan tentunya kalimat dalam tulisan ini telah berbaur dengan gaya Etika Maria, hehehe...
Suatu hari dia menemuiku bermaksud untuk silaturahmi dan sedikit berbagi kisahnya
Ketika ia tiba dan rasa kangen telah sedikit sirna oleh pertemuan, ia pun memulai ceritanya
"Ada kisah yang sangat menyayatku 2 tahun terakhir ini sejak kita tak bertemu lagi, betapa menyakitkannya hingga setiap kali mengingatnya, benciku menyeruak, seseorang yang telah ku percayai dengan sangat, telah berkhianat... kesakitan yang amat sangat menyelubungiku
"Ada kisah yang sangat menyayatku 2 tahun terakhir ini sejak kita tak bertemu lagi, betapa menyakitkannya hingga setiap kali mengingatnya, benciku menyeruak, seseorang yang telah ku percayai dengan sangat, telah berkhianat... kesakitan yang amat sangat menyelubungiku
Jika rasa sakit itu terasa lagi, sangat pedih... semakin dalam rasanya, dan aku hanya bisa "menikmati" segenap kesakitan itu dengan tangis...
Senin, 05 Maret 2012
SPASI HUJAN
![]() |
| Menikmati hujan |
Ada nyanyian hujan disini yang tak memberi jeda bagi matahari, ada banyak pula ketukan yang tak ber-spasi mencipta lagu tentang denting hujan.
Dan hujan memberiku jeda menikmati semerbak bau tanah, menyimak ketukan gemericik air, merasai basah dari tetes-tetes air, dan menghirup aroma bunga yang di hempas angin. namun keseluruhannya hanya menggerus pikirku, dan membuatku tersudut rasa.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
.jpg)
.jpg)




