Kamis, 01 Maret 2012

VAKSIN JIWA

                   Setiap kita memiliki banyak cara untuk menemukan motivasi, menyemangati diri, dan membangkitkan diri dari kondisi futur. kemalasan dan kelalaian yang terkadang membelenggu diri adalah hal tersulit untuk kita runtuhkan. Dan buat saya, Imam Khomeini adalah sosok yang  mampu memberi suntikan nasehat bagi siapa saja yang membutuhkan vaksin untuk lemahnya jiwa. tidak hanya nasehatnya, tapi kisah perjalanan hidupnya keseluruhan adalah inspirasi bagi setiap orang yang ingin menjadi pribadi yang berkarakter. 


Salah satu nasehat Imam Khomeini yang saya abadikan hampir dalam setiap buku catatan kecil saya, adalah 
"Jangan melalaikan diri dari penggemblengan watak, Jadwalkan untuk menggodok jiwa kalian dan menyucikan kotoran-kotoran akhlak"
Yang ingin di tegaskan oleh Imam khomeini adalah bahwa peningkatan kualitas moral merupakan hal yang harus mendapatkan perhatian ekstra. Beliau menegaskan untuk lebih memusatkan perhatian kita pada dua bidang yaitu: Belajar dan Tazkiyatun-nafs. dan jangan menganaktirikan satu sama lainnya. Beliau juga  menyarankan agar setiap kali kita memulai aktivitas keilmuan, maka kita jangan melupakan proses suluk untuk membina jiwa, melibas hawa nafsu, menumbuhkan potensi-potensi yang positif dan meraih kesempurnaan akhlak. karena tujuan belajar adalah untuk mendapatkan ilmu yang lebih tinggi yang dapat menjelma ke dalam diri kita yaitu mengenal Allah (ma'rifatullah) dan menyucikan jiwa (Tahdzibun-nafs). 

Mari sejenak merenung tentang kualitas diri, perkembangan spiritual, moral dan akhlak kita. saling mengingatkan adalah hal terbaik, dan saling memotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik adalah keharusan. 

Postingan ini hadir untuk mengingatkan kembali diri saya sendiri, dan semoga bermanfaat untuk teman-teman yang bersedia membacanya...

Salam Etika!!

1 komentar: