Rabu, 24 April 2013

"MENGELUHkan KELUHMU"


Sekali lagi, aku menerima pesan mu yang berisi sejumlah keluhan. Entah itu mengenai ketakmampuanmu secara materi, kelelahanmu bekerja keras, dan keletihan fisikmu yang seolah tidak ingin bekerjasama denganmu. Ah, saya seketika menjadi bosan dan tak "berselera" membalas pesanmu. Dan kembali saya berpikir tentang itu "keluhan".

Sebagai temanmu, aku sudah beberapa kali mengatakan padamu bahwa belajarlah mencintai dirimu, dan menghargainya. Dan secara terang-terangan juga sudah saya katakan kalau bersyukur atas apa yang kita miliki itu dibuktikan dengan tidak mengeluh, dan tidak membandingkan kepunyaan kita dengan orang-orang yang ada di atas kita. Tapi itu semua kau "tangkis" dengan kalimat "saya merasa lega ketika saya mengeluh".

Oh My God,
Kalau begitu saya menyerah, karena saya tidak tahu lagi mesti  berbuat apa. Sepertinya itu sudah menjadi kebiasaanmu.

Saya tidak mengingkari bahwa saya termasuk orang yang tidak pernah mengeluh, hanya saja saya terkadang merasa risih untuk melakukannya berkali-kali atau setiap saat karena mengeluh berarti "membongkar rahasia" (saya tipikal orang yang introfert). Dan mengeluh tidak akan bisa menyelesaikan masalah, justeru akan menguras energi, menciptakan perasaan negatif yang tidak memberdayakan diri dan menyita waktu untuk sekedar "menikmati" masalah. 

Tidak senang mendengarmu mengeluh, bukan berarti tidak ingin berteman / bersahabat denganmu. Namun harus kamu pahami bahwa keluhanmu itu tidak hanya membawa efek negatif terhadap dirimu, tetapi membawa efek negatif itu buat orang-orang di sekitarmu juga. Sangat saya mengerti bahwa kita kaum perempuan terkadang perasaan lebih mendominasi, tapi kita mesti belajar untuk mengendalikannya dan kita pasti bisa.

Coba kamu jawab pertanyaan ini, Jika kamu memiliki dua orang teman; si A yang selalu mengucapkan kata-kata positif dan si B yang selalu mengeluh. Maka kamu akan memilih siapa? si A atau si B?

Ini hanya sekedar pengungkapan keresahan ku melihatmu selalu mengeluh, agar kau bisa sedikit memahami bahwa keluhanmu membuatku "resah" (apakah ini keluhanku? ah, entahlah). Perlu kau tahu bahwa tanpa kau mengeluh pun aku bisa melihat apa yang terjadi atasmu karena hampir setiap saat aku bersamamu. Percayalah, bahwa banyak hal yang tersembunyi di balik setiap perjalanan kehidupan ini. Dan untuk menyingkapnya kita tidak perlu mengeluh, tetapi memahami dan meluaskan jiwa.

Semoga Bermanfaat!
SaLam Etika,

27 komentar:

  1. hehehe mantap bangt ni kak etika :)
    kalo sya mlih si B kak,,
    krena dengan dia da ngeluh kita tau akan hal yang di hadapinya kak :)
    tapi kalo yang emang sudah positf kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju mas bustam ...

      ★ http://www.adadeny.com/

      Hapus
  2. kunjungan mlm sobat wah trmksih banyakni sob infonya

    BalasHapus
  3. terus berpikir positif intinya. ngeluh emang gk ada gunanya, tp emg gk dipungkiri lagi, kita termasuk saya jg sering ngeluh, wlaaupun sudah tau gk ada gunanya...

    BalasHapus
  4. mengeluh ketidak sempurnaan pada diri sendiri semakin memperpanjang daftar keluhan keesokan hari...mengeluh pada sang pencipta diri adalah sebaik2 tempat mengeluh.... be positif thinking be winner.... :)

    BalasHapus
  5. Hanya Dia yang maha Pengasih dan Pemurah
    sebaik baik tempat untuk mengeluh

    BalasHapus
  6. mending jadi si A donk gan soalnya apapun masalah kita kalo dipikir secara positive thingking.. hasilnya subhanallah

    BalasHapus
  7. mengeluh sih boleh asal segera saja istigfar

    BalasHapus
  8. walaupun cobaan dari allah besar, kita sebagai manusia selalu mengeluh walaupun sedikit, tetapi allah maha adil kita harus mencoba lebih legowo :D

    BalasHapus
  9. yang penting kita mengeluhnya hanya di allah saja.. jangan sampek curcol ke orang lain.. hihi

    BalasHapus
  10. kunjungan pertama.. kunjung balek ya

    BalasHapus
  11. greetings. thanks for the info. This was enough to help me gan
    ok do not forget to visit my blog:
    a child who longs to mother
    Information

    I like the way you describe the sharing and expression through writing this interesting article

    BalasHapus
  12. mengeluhkan keluhan orang apa nggak termasuk mengeluh juga ya mbak, bersyukur ketika orang mengeluh kepada kita, berarti kita mendapat kepercayaan dari dia, lebih-lebih andai kita bisa membantu meyelesaikan apa yang jadi keluhannya,
    btw enak sekali baca artikel ini

    BalasHapus
  13. Nice Post..!
    Mengeluh itu wajar,,

    namun harus keluar dari kebiasaan mengeluh,,kalo kebanyakan ngeluh,,adalah teman yang mendengarnya jadi bosan.

    Keep spirit,,bangkit sobb!!

    BalasHapus
  14. mantab sob,,,,
    mengeluh g da guna,,, bikin capek aja,,,mending cari solusi,,,

    BalasHapus
  15. sepakat bgt dgn endingnya, mending berpikir positif ya drpd mengeluh :)

    BalasHapus
  16. Bertawakal jalan terbaik dari pada mengeluh...
    Hidup kan indah kalau kita slalu bersyukur ...

    ★ http://www.adadeny.com/

    BalasHapus
  17. tap i kalau gak ngeluh gak bisa tenang nich hati gan.

    BalasHapus
  18. Berfikir positif terus dan jangan banyak mengeluh ^^

    BalasHapus
  19. Jangan mengeluh dan nikmati saja hidup :) karena hidup cuma satu kali.

    BalasHapus
  20. Saya akan memilih si B, karena saya mempunyai tujuan untuk menyadarkan dia ala Mario Teguh hahaha. Salam :)

    BalasHapus
  21. Salam kenal Mbak/Mas Etika Maria sebelumnya ijin nyimak artikel nya
    Yah Sob? menarik isi content nya Artikulasi dan kajian dari cerita
    Artikel ini sangat, dalam bisa nambah pengetahuan isinyalir pada saya
    Good and nice article sob salam sukses, ijin follow blog nya Sob
    Motivasi dan pendapat saya tunggu di blog reot saya terima kasih.

    BalasHapus
  22. Wah comments saya tadi di publish belum yah, kalau sudah
    Syukur deh kalau belum mudah2 an di approve, niat bersahabt
    Di Dunia blogging salam sejahtera Sob.

    BalasHapus
  23. selalu berusaha, yakin dan optimis, setelah itu selalu berdoa meminta bantuan kepada Allah SWT akan lebih membawa kita lebih bijak atas segala sesuatu yang kita lakukan.

    BalasHapus