Sabtu, 28 September 2013

HARI KEPO SEDUNIA


Assalamu'alaykumwarahmatullahi wabarakatuh...
SeLamat Siang, dan Selamat hari KEPO sedunia teman2 blogger :)

Yah, 28 September ternyata telah di kukuhkan menjadi Right To Know Day sejak 28 September 2002 di Sofia, Bulgaria dalam sebuah pertemuan internasional para pembela hak akses atas informasi publik. Nah, jadi paham lagi kan bahwa ternyata KEPO (Knowing Every Particular Object) adalah hak asasi. Terrrrruuuuuuuuuuuusssssssssssss jangan marah kalo di KEPOin dong? hehehehe :D

Minggu, 01 September 2013

TERJERAT daLam KERUMITAN


Kita kecanduan diskusi rumit,


dan gemar mengatasi masalah.



Bolak-balik kita membuat simpul
lalu mengurainya kembali.

Terus menerus kita membuat aturan
tentang cara menampilkan kesulitan,
dan untuk menjawab aneka pertanyaan
yang diajukan.

Kita seperti burung
yang melonggarkan jerat
lalu mengencangkannya kembali
dalam rangka meningkatkan keterampilan.

Sehingga hilang kesempatan terbang
jelajahi medan terbuka;
sehingga hilang kesempatan kunjungi
padang rumput;
habis umur sibuk dengan simpul.

Tetap saja buhul-jerat tak terkuasai,
walau sayap burung berkali-kali patah.

Simpul-jerat tak untuk dilawan,
jaga agar sayapmu tak patah.

Jangan rusak bulu pelindungmu
hanya sekedar untuk tunjukkan pada dunia,
betapa hebatnya usahamu.




karya:jalaludin rumi



Sumber : http://aly- ahmad. blogspot.com/ 2013/ 03/ puisi-rumi-terjerat-dalam-kerumitan.html# ixzz2R7AbO1Tj

Selasa, 20 Agustus 2013

KISAH SEBATANG PENSIL

Si anak lelaki memandangi neneknya yang sedang menulis surat, lalu bertanya,
"Apakah Nenek sedang menulis cerita tentang kegiatan kita? Apakah cerita tentang aku?"

Sang nenek berhenti menulis surat dan berkata kepada cucunya, "Nenek memang sedang menulis tentang dirimu, sebenarnya, tetapi ada yang lebih penting daripada kata-kata yang sedang Nenek tulis, yakni pensil yang Nenek gunakan. Mudah- mudahan kau menjadi seperti pensil ini, kalau kau sudah dewasa nanti."

Minggu, 28 Juli 2013

"MARI MAKAN"

Sebelum menuliskan postingan ini saya teringat dengan sebuah kalimat "HIDUP UNTUK MAKAN atau MAKAN UNTUK HIDUP". Saya lupa ini kata-katanya siapa, Aristoteles kah atau entah siapa. Saya memang pelupa, karena terlalu banyak makan juga salah satu penyebabnya. Banyak makan tapi gak gemuk gemuk juga pemirsa, hehehe :-D

Oke, to the point aja. Inti postingan ini saya kutip dari sebuah buku bacaan saya seminggu ini, yaitu LENTERA ILAHI (99 Wasiat Imam Ja'far Shadiq) Penerbit Mizan Halaman 114, Wasiat ke 34.

Selasa, 16 Juli 2013

AKSARA DIAM



Kau mengajari ku melebur dalam gelap tanpa harus lenyap, 
Merengkuh rasa takut tanpa perlu susut mundur, 
Menjejaki rindu dengan menghitung detik waktu, 
Hingga kini aku terdiam dan terbangun dari ilusi, 
Takkan memilih untuk pergi, 

Tetap bertahan untuk terus belajar makna2 ini lewat aksara diam, 
Bertahan memecahkan liku labirin dengan caramu, 
Menari melewati ranjau hati tanpa mesti meledak, 
Semoga aksara melebur bersama kata tanpa harus kita runut lagi...

SaLam Etika,